Sulit Ditemui, Kabid SD Disdik Gowa Dikeluhkan Wartawan dan Organisasi Jurnalis

banner 468x60

GOWA, Viralcobos — Pejabat publik pada prinsipnya diharapkan terbuka dan tidak membeda-bedakan siapa pun yang ingin berkomunikasi dengannya, terlebih kepada jurnalis yang merupakan mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

Namun, kondisi berbeda dirasakan oleh sejumlah awak media saat hendak menemui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa.

Oknum Kabid tersebut dinilai sulit untuk ditemui di ruang kerjanya, dengan berbagai alasan seperti banyak tamu maupun adanya kegiatan di luar kantor. Keluhan ini disebut bukan terjadi sekali, melainkan sudah berulang kali.

Beberapa wartawan mengaku telah menunggu cukup lama untuk bertemu, namun tetap tidak mendapatkan kesempatan untuk melakukan konfirmasi atau sekadar bersilaturahmi, meskipun yang bersangkutan diketahui berada di ruangannya.

Baca Juga  BREAKING NEWS: ELT dan Mesin Pesawat ATR Ditemukan 700 Meter dari Puncak Bulusaraung, Dokumen Korban Mulai Teridentifikasi

Ketua DPD JOIN Gowa, Alfian Irma yang akrab disapa Hendra, mengungkapkan bahwa dirinya juga mengalami hal serupa. Menurutnya, upaya untuk bertemu Kabid tersebut kerap kali tidak berhasil dengan alasan kesibukan.

“Saya sudah beberapa kali mencoba bertemu, tapi selalu saja ada alasan tidak bisa ditemui. Padahal saat itu beliau ada di ruangan. Ini tentu menimbulkan kesan kurang baik dalam hubungan kemitraan antara pejabat publik dan jurnalis,” ungkap Hendra.

Ia menambahkan, sikap seperti ini dapat menimbulkan kesenjangan komunikasi antara pejabat publik dan insan pers, yang seharusnya dapat berjalan secara terbuka dan profesional.

Menariknya, menurut pengamatan di lapangan, beberapa pihak dari kalangan sekolah terlihat lebih mudah mendapatkan akses untuk masuk menemui Kabid tersebut tanpa harus menunggu lama.

Baca Juga  BPBD Maros Gelar Pelatihan Mitigasi Bencana 2025 untuk Perkuat Kesiapsiagaan Relawan

Hal ini semakin menimbulkan pertanyaan di kalangan awak media terkait standar pelayanan yang diterapkan.

Hendra berharap agar pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa dapat memberikan perhatian terhadap persoalan ini, sehingga hubungan kemitraan dengan media dapat terjalin dengan lebih baik.

“Harapan kami, ada evaluasi terhadap pola komunikasi dan keterbukaan pejabat publik terhadap media. Karena jurnalis juga menjalankan fungsi kontrol sosial untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya.

Laporan : Tim Redaksi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *